Segenap pengurus Peradah DKI mengundang rekan-rekan sekalian dalam event: Hindu Youth Leadership Forum 3rd
Tema:"Diskusi Budaya Nusantara, Ada Apa Dibalik Klaim Malaysia ?"
Waktu: Sabtu, 21 November,
Jam 10:00 - 16:00
Tempat: Kantor Perwakilan Pemprov Bali Jl.Cikini 2, Jakarta Pusat
Pembicara dalam Hindu Youth Leadership Forum 3rd sebagai berikut:
I . Laksamana Pertama (Purn) Mulyo Wibisono M.Sc
(Beliau adalah pengamat social politik, militer dan pernah menjabat sebagai kepala BAIS (Badan Inteligen Strategis) dan sekarang menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB)
II. Permadi, SH ( Beliau adalahTokoh Nasionalis dan Pemerhati Budaya yang sangat peduli terhadap kekayaan Budaya Nusantara, sangat responsif terhadap isu-isu klaim budaya nusantara oleh pihak asing. Beliau juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR-RI periode 1999-2003 )
III. Ketut Suratha Arsana, SPsi (Beliau adalah Penggiat aktifis dan pemuda hindu. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia)
Dibuka oleh: Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata DKI Bpk Arif Budhiman
Dengan terselengaranya kegiatan ini mudah-mudahan dapat menambah rasa peduli kita kepada budaya kita yaitu budaya indonesia, dan kita dapat memproteksi diri dari hal-hal yg akan mengakibatkan budaya kita ini di ambil / di hak milikan negara lain.
Powered by Telkomsel SmartPhone
19 November 2009
Hindu Youth Leadership Forum III
24 Oktober 2009
Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Sakenan
DENPASAR--MI: Ribuan umat Hindu berjejal dan antre untuk dapat melakukan persembahyangan di Pura Sakenan, di Pulau Serangan, Bali sekitar 15 kilometer ke selatan Kota Denpasar, Sabtu (24/10).
Selain di Pura Sakenan, umat juga memadati Pura Jagatnatha di jantung Kota Denpasar, berkenaan dengan perayaan Hari Raya Kuningan, yakni ritual sujud syukur dengan telah tercapainya kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (keburukan).
Perayaan Kuningan sebagai simbol serba keemasan, dilakukan umat Hindu setelah sebelumnya dirayakan Galungan, yakni hari kemenangan dharma melawan adharma.
Dipimpin oleh dua orang pendeta, umat tampak bergiliran untuk dapat memasuki kawasan Pura Sakenan yang dulunya terpisah dengan daratan Bali, sebelum dilakukannya reklamasi.
Reklamasi pantai hingga menyentuh pulau seluas 111 hektare itu, telah menjadikan umat tidak lagi harus menggunakan perahu untuk menuju Pulau Serangan dari tepi pantai selatan Kota Denpasar. Kini, ratusan mobil dan ribuan sepeda motor tampak memadati lahan parkir yang ada di sekitar pura yang sangat disakralkan umat Hindu tersebut.
Sementara di Pura Jagatnatha, nyaris tidak terjadi antrean umat yang begitu panjang, seperti di Pura Sakenan. Di Pura Jagatnatha, antrean tampak hanya berlangsung dalam hitungan belasan meter saja dan tergolong tidak begitu lama. (Ant/OL-04)
15 Oktober 2009
Dirjen Hindu: Tak Ada Hindu Kaharingan
Jakarta (ANTARA News) - Dirjen Bimas Hindu, Prof. Dr. IBG Yudha Triguna MS menegaskan, di wilayah Indonesia tak di kenal adanya agama Hindu Bali, Hindu Jawa atau Hindu Kaharingan karena yang ada hanya satu agama Hindu.
Penegasan Dirjen Bimas Hindu dilontarkan di Jakarta, Kamis, saat menyaksikan ceramah umum Mufti Besar Suriah, Syekh Dr. Ahmad Badruddin Hassoun di Gedung Depag, MH Thamrin.
Ia mengatakan, Hindu yang dianaut suku Bali Bugis, Jawa dan Kaharingan memang ada di Indonesia tetapi bukan Hindu Kaharingan atau Hindu lain berdasarkan etnis tertentu.
Jadi, lanjut dia, bukan karena ada etnis setempat lantas dikenal adanya Hindu Jawa dan seterusnya.
Ia mengakui belakangan ini ada kecenderungan kelompok tertentu memaksakan kehendak sendiri untuk memasukkan agama Hindu sesuai dengan nama etnis tertentu. Mereka ingin memecah umat Hindu berdasarkan etnis dimana Hindu dianut di wilayah daerah tertentu.
Menurut Tri, tradisi ritual agama Hindu boleh ikut tradisi setempat. Sebab, Hindu punya prinsip Desa Kala Patra (tempat, waktu dan keadaan). Namun jika ada etnis tertentu ingin adanya agama Hindu Kaharingan ataupun Hindu lainnya, tentu hal itu menyalahi ketentuan.
"Itu di luar kewenangan Dirjen Bimas Hindu," katanya sambil menambahkan bahwa hal itu tak ada di nomenklatur.
Ia menjelaskan, adanya otonomi daerah telah dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyebut bahwa agama Hindu lebih dari satu, ada Hindu Bali, Hindu Kaharingan dan Hindu Jawa yang sesungguhnya telah menyalahi ketentuan.
Karena itu, ia berharap adanya pandangan Hindu lebih dari satu hendaknya dijauhi. Hal ini terjadi disebabkan kurangnya sosialisasi bersamaan dengan munculnya semangat otonomi daerah. Penonjolan semangat daerah berlebihan.
Dirjen Bimas Hindu punya kewajiban membina umat Hindu, apa pun etnisnya. Namun Bimas Hindu tak punya kewajiban membina etnis tertentu jika dia bukan umat Hindu. (*)
28 September 2009
Umat Hindu Doakan Arwah Michael Jackson
INDIA - Umat Hindu di India memberikan penghormatan kepada raja pop Michael Jackson, dengan upacara keagamaan Pind Daan di sebuah kota suci di Bodh Gaya, India, akhir pekan kemarin.
Upacara keagamaan yang sudah dimulai sejak 220 tahun lalu di kuil Vishnupad di pinggir sungai Falgu di Bihar ini dipimpin oleh seorang pendeta, yang merupakan penggemar Michael Jackson, sebagaimana dikutip okezone dari femalefirst, Senin (28/9/2009).
"Sejumlah selebritis telah menawarkan untuk melakukan upacara ini untuk keselamatan arwah nenek moyang mereka. Termasuk bintang Bollywood Shatrughan Sinha. Umat Hindu percaya, upacara keagamaan yang dilakukan selama dua pekan ini akan membawa keselamatan bagi jiwa," terang pendeta Rajan Zed.
"Sekira sejuta orang dari segala penjuru berkumpul di Bodh Gaya untuk melakukan upacara tahunan ini. Setelah mandi di dekat waduk, para peziarah kemudian melakukan upacara keagamaan tersebut untuk keselamatan nenek moyang.
"Kehidupan pribadi Michael Jackson memang controversial. Akan tetapi dia memberikan kegembiraan kepada masyarakat luas dengan musiknya. Dia juga memiliki ikatan dengan India dan umat Hindu," paparnya.
Menurut laporan, Michael tengah membaca syair pemenang nobel pertama dari India, yaitu penyair Rabindranath Tagore.Bahkan dikabarkan, Michael juga sedang mendalami soal meditasi dan menjadi seorang vegetarian.
celebrity.okezone.comKlik disini untuk melanjutkan »»